Persiapan Jelang Pelaksanaan MTQ Dinilai Belum Matang dan Terkesan Dipaksakan!

0
350

PEWARTA : DERY A PRAMANDA

PORTAL MUKOMUKO – Pelaksanaan kegiatan MTQ ke XXXIV tingkat Provinsi Bengkulu yang akan digelar di Kabupaten Mukomuko tinggal menyisakan hitungan hari lagi. Namun, sejumlah persiapan jelang pelaksanaan dinilai masih belum matang. Bahkan terkesan dipaksakan. Sementara jadwal pelaksanaannya ditetapkan pada tanggal 7 sampai 12 Oktober 2019.

Dari pantauan awak media portalbengkulu.com di lapangan, lokasi tempat pelaksanaan MTQ masih belum tertata. Terlebih, proyek lanjutan Masjid Agung masih berjalan. Spanduk dan baliho ucapan sukseskan MTQ pun dipasang tidak beraturan dan tidak tertata dengan baik. Bahkan, ada sejumlah spanduk yang hanya diikat menggunakan seutas tali di batang pohon. Mirisnya lagi, umbul-umbul yang terpasang hanya terpampang poto Bupati Mukomuko saja, sedangkan Wabup tidak ada.

Tak hanya itu, gaung atau gema jelang pelaksanaan MTQ sendiri dianggap belum menyebar luas. Tak sedikit masyarakat yang tidak mengetahui bakal ada event akbar di Kabupaten Mukomuko yakni MTQ. Terutama masyarkat Kabupaten Mukomuko yang berada di pelosok. Artinya, baik Pemkab maupun pelaksana kurang melakukan sosialisasi. 

Kondisi itu jelas menjadi sorotan dari berbagai pihak. salah satunya tokoh pemuda Kecamatan Kota Mukomuko, Weri Tri Kusumaria, SH, MH. Menurutnya, pihak Pemkab maupun panitia pelaksana kegiatan MTQ tidak mempersiapkan secara matang. Hal itu dilihat dari kesiapan serta fasilitas yang bakal digunakan untuk MTQ.

”Masyarakat bisa melihat secara langsung. Dan bukan mengada-ngada. Kita selaku masyarakat dan juga pemuda sangat menyayangkan. Karena MTQ ini tingkat Provinsi Bengkulu, dan Kabupaten Mukomuko selaku tuan rumah. Ini persiapannya sangat mepet sekali dan terkesan dipaksakan. Beberapa hari jelang pelaksanaan baru sibuk. Selama ini, apa yang sudah dilakukan. Contoh kecil saja pemasangan spanduk. Lihat di sejumlah batang pohon. Itu tentu kurang layak. Kalau bahasa kami orang Mukomuko itu ”Salemak Peak”,” ungkap Weri diamini Dani dan M Toha.

Meski demikian, Weri berharap agar pelaksanaan MTQ yang digelar nanti berjalan sukses. Karena menurutnya, event ini menjadi ajang pencarian bakat yang bisa dicetuskan untuk sampai ke tingkat nasional dan internasional. Kegiatan itu juga dapat meningkatkan serta menambah ilmu keagamaan. Selain itu, menjalin silaturahmi antar sesama peserta dari seluruh wilayah kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here