Fokus Tangani Covid-19, Dinkes Lebong Dianggap Kecolongan Soal Kasus DBD

0
201

PEWARTA : RUDHY M FADHEL
PORTAL LEBONG – Dinkes Lebong, entah oleh karena terlalu fokus menangani wabah Covid-19 sehingga perhatian terhadap wabah penyakit lain terabaikan. Seperti kasus penyakit DBD dan lainnya yang saat ini mulai menyerang masyarakat. Adalah Bintang 11 tahun dan Yuan Felik 14 tahun, masing-masing warga Desa Talang Liak, Kecamatan Bingin Kuning Kabupaten Lebong terpaksa harus dilarikan ke RSUD Lebong untuk mendapat perawatan intensif karena didianogsa menderita DBD.

Dinkes Fokus Ngurus Covid-19, RSUD Lebong Rawat 2 Pasien DBD

Diduga kuat, faktor cuaca yang mengalami peralihan musim dari kemarau ke musim penghujan yang terjadi di Kabupaten Lebong akhir-akhir ini rentan menimbulkan berbagai macam penyakit. Khususnya terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang memang rentan menyerang masyarakat pada musim hujan. Karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong mengeluarkan imbauannya kepada masyarakat.

“Saya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada akan penyakit DBD. Sebab saat musim penghujan penyakit DBD sangat rentan terjadi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong, Rachman, SKM, M.Si, saat dikonfirmasi selasa malam melalui seluler.

Rachman juga menyampaikan, sebelum terjadi peningkatan kasus penyakit DBD, masyarakat diminta selalu waspada dengan terus melakukan pembersihan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk dengan cara melakukan 3M Plus. Dan pihak Dinkes juga sudah melakukan fogging di titik-titik rawan DBD.

“Khususnya untuk pencegahan DBD di lingkungan masing-masing rumah warga.¬†Pasalnya, kasus DBD memang masih sangat sering menyerang warga Lebong. Sehingga menjadi perhatian Dinkes, khususnya di pemukiman padat penduduk yang ada di daerah Kabupaten Lebong. Untuk saat ini, Dinkes Kabupaten Lebong sudah mencatat terdapat 114 kasus,” tutup Rachman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here