PEWARTA : M FAUZI
RABU 3 OKTOBER 2018
PORTAL KEPAHIANG – Pemkab Kepahiang terus melakukan pembenahan dan mewujudkan program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Pada Rabu (3/10), Pemkab melalui Dinas Sosial dan PMD, menggelar acara Bursa Inovasi Desa bertempat di Aula Guesshouse. Kegiatan dilakukan dengan mengusung tema “Desa Membangun Indonesia, Melalui Inovasi Desa Kita Wujudkan Masyarakat Kabupaten Kepahiang Maju, Mandiri Dan Sejahtera”. Dalam kegiatan itu banyak dilakukan pembahasan dan juga peningkatan produk unggulan. Di Kepahiang sendiri, aktifitas masyarakatnya beragam mulai dari bertani, berkebun sampai beternak.
”Hampir seluruh masyarakat Kepahiang berkebun, sedikitnya ada sekitar 28 ribu hektare kebun kopi warga. Saat ini kita sedang mengurus Sistem Informasi Geografis (SIG, red) dengan harapan kedepan kopi Kepahiang khususnya Robusta bisa memiliki brand sendiri dan pangsa pasarnya bisa tembus pasaran internasional,” ungkap Bupati Kepahiang, Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM.
Selain kebun kopi yang luas, Bupati menerangkan bahwa potensi ternak di wilayahnya cukup menjanjikan. Selain ternak sapi, ayam dan juga telur sudah menjadi produk unggulan. Tak ketinggalan, pemkab juga terus mengembangkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Kepahiang termasuk anggaran yang telah disiapkannya.
”Kepahiang juga memiliki potensi ternak sapi penghasil susu dan daging ayam petelur. Kedepan kita berharap ada pemodal untuk ayam petelur, yang nantinya dapat memenuhi kebutuhan telur untuk masyarakat khusunya di Kepahiang sehingga tidak perlu lagi mendatangkan telur dari luar daerah. Selain potensi perkebunan dan peternakan Kepahiang juga punya potensi pariwisata yang terus kita kembangkan. Tahun ini anggaran untuk pariwisata meningkat luar biasa menjadi Rp 13 milyar, jadi kita berharap dalam Bursa Inovasi Desa ini terjadi pertukaran informasi antar desa dan dapat memanfaatkan secara maksimal potensi desa yang ada,” imbuhnya.
Dalam acara Bursa Inovasi Dana Desa tersebut juga dihadiri oleh Ketua Satgas Dana Desa Dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigras, Bibit Samad Rianto. Dalam sambutannya beliau berharap agar Kabupaten Kepahiang menjadi Kabupaten mandiri tanpa bergantung dengan daerah lain, setiap desa harus mengetahui persis potensi yang dimiliki.
”Harapan kita Desa-desa yang sudah memiliki inovasi bisa berkembang lebih maju lagi, mari kita wujudkan Kabupaten kepahiang menjadi kabupaten mandiri ketahanan pangan dan ekonomi,tanpa bergantung dengan daerah lain. Selain itu, Satgas dana desa mempunyai tugas mendorong Camat, PMD dan Inspektorat agar dapat bekerja lebih baik. Jangan sampai ada kendala dalam proses pencairan dana desa, walupun program ini baru berjalan beberapa tahun tapi kita harus terus berbenah agar lebih baik lagi kedepannya,” pungkas Bibit.