Pick Up Hantam ”Ekor” Tronton, 1 Orang Korban Dikabarkan Tewas

PEWARTA : DIA
PORTAL MUKOMUKO – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalinbar Kabupaten Mukomuko. Kali ini tepatnya di jalan raya Desa Air Buluh, Kecamatan Ipuh. Pada Selasa (31/12), pukul 20.31 WIB, 1 unit mobil Pick Up Daihatsu Grandmax NoPol BA 8185 VR yang dikemudikan Hendriadi (41), asal Simpahg 4 Lubuk Jaya, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan Sumbar bersama Baim (31) asal Kampung Muara Labuh, Pesisil Selatan, Sumbar menghantam bagian ”ekor” atau belakang mobil Tronton Hino NoPol BH 8581 AV yang dikemudikan Delvia Yusman (29), asal Mess PT. BAT, Desa Air Hitam, Kecamatan Pondok, Kabupaten Mukomuko. Akibatnya, bagian depan mobil pick up ringsek. Dan korban atas nama Baim dikabarkan tewas ditempat setelah mengalami luka parah dan terhimpit.

Berdasarkan data terhimpun, kronologis kejadian bermula saat Tronton Hino NoPol BH 8581 AV parkir di badan jalan dengan posisi kepala mobil dari arah Air Buluh menuju Ipuh. Sebelum parkir, bagian atas tronton sempat tersangkut kabel hingga akhirnya diberhentikan oleh warga. Posisi parkir ditengarai tanpa rambu isyarat serta tanpa lampu belakang (lampu hazard mati). Pada saat itu, diduga dalam kecepatan tinggi, mobil pick up melaju searah dan setiba di TKP langsung mengantam bagian ekor tronton. Seketika itu, bagian kepala pick up ringsek dan korban atas nama Baim terjepit dan mengalami luka parah. Akibatnya, korban tewas. Sementara, korban lainnya selaku pengemudi Pick Up juga mengalami luka-luka.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berhamburan dan memberikan informasi kepada pihak berwenang setempat dan juga kepolisian. Tak berselang lama, korban dan juga kedua kendaraannya langsung dievakuasi.

”Memang benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan Desa Air Buluh. Begitu mendapat laporan, anggota langsung turun ke TKP yang dibantu jajaran anggota Polsek Mukomuko Selatan. Salah satu korban dikabarkan meninggal dunia. Kami juga mengumpulkan keterangan baik dari saksi maupun pengemudi masing-masing kendaraan,” ungkap Kapolres Mukomuko, AKBP. Andy Arisandii, SH, S.IK, MH melalui Kasat Lantas, AKP Dedi Kusnadi.

Berikut Ini Laporan Kepolisian:

Ass.wr.wb, Selamat Malam komandan, Izin komandan melaporkan kasus Laka Lantas di wilkum Polsek Ipuh Polres Mukomuko.
Waktu:
Hari Selasa tanggal 31 Desember 2019 sekira jam 20.30 Wib.

TKP:
Jalan Lintas Barat Bengkulu-Sumbar Desa Air buluh kec. Ipuh Kab. Mukomuko

Kendaraan Yang terkibat :
1. Mobil tronton merk hino No Pol BH 8581 AV
2. Mobil Pick up merk Daihatsu Grandmax No. Pol BA 8185 VR

Akibat :
MD : 1
LB : –
LR. : –

Kerugian Materi sekira :
Rp.15.000.000 ( lima belas juta rupiah)

I. Pra Kejadian

a. Manusia :
1) Pengemudi Mobil tronton merk hino No Pol BH 8581 AV : Delvia Yusman, 29 Th, Pengemudi, Alamat Mess PT. BAT Ds. Air Hitam Kec. Pondok Suguh Kab.Mukomuko
2) Pengemudi Mobil Pick up merk Daihatsu Grandmax No. Pol BA 8185 VR : HENDRIADI 41 Th, Pengemudi, Alamat Simpahg 4 lubuk jaya Kec. Sungai pagu Kab. Solok selatan pro. Sumbar
3) Penumpang Mobil Pick up merk Daihatsu Grandmax No. Pol BA 8185 VR : BAIM, 31 Th, Pengemudi, Alamat Kampung muara labuh Kab. Pessel sumbar (MD)

c. Jalan & Lingkungan :
1. Jalan Negara
2. Jalan beraspal, lurus serta merupakan kawasan pemukiman penduduk dan tanpa lampu penerangan jalan dilokasi parkir Mobil tronton merk hino No Pol BH 8581 AV.
3. Cuaca cerah malam hari
4. Arus Lalin sedang

II. Kronologis :

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada saat Mobil tronton merk hino No Pol BH 8581 AV parkir di badan jalan dengan posisi kepala mobil ke arah Mukomuko tanpa rambu isyarat serta tanpa lampu belakang (lampu hazard mati) tertabrak dari arah belakang oleh Mobil Pick up merk Daihatsu Grandmax No. Pol BA 8185 VR.

III. Saksi – saksi
1. Musa Efendi, 36 tahun, karyawan swasta, alamat Mess PT. BAT Ds. Air Hitam Kec. Pondok Suguh Kab.Mukomuko.
2. Dedi herdiansyah, 24 tahun, karyawan swasta, alamat Mess PT. BAT Ds. Air Hitam Kec. Pondok Suguh Kab.Mukomuko.

Tindakan yg dilakukan:
1. Menerima Laporan
2. Mendatangi TKP
3. Mencatat Identitas korban
4. Mencari Saksi-saksi
5. Melaporkan kepada pimpinan

Demikian di laporkan komandan, situasi aman dan terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *