Dewan Mukomuko Sidak Proyek di Penghujung Masa Kontrak, Berikut Temuan di Lapangan

0
1266
PEWARTA : RISMAIDI 
KAMIS 14 DESEMBER 2017 

PORTAL MUKOMUKO – Mengingat waktu sudah dipenghujung tahun sementara sejumlah paket proyek bernilai milyaran rupiah belum rampung dikerjakan, Ketua berserta anggota Komisi II DPRD Mukomuko melakukan inspeksi mendadak (Sidak) turun langsung ke lokasi guna melakukan kontrol serta memantau kondisi di lapangan.

Ketua Komisi II, Zulfahni didampingi anggota Frengky Janas dan lainnya pada kegiatan Sidak tersebut mendapatkan sejumlah temuan penyebab lambannya penyelesaian pekerjaan, anatra lain kurangnya jumlah tenaga kerja yang dikerahkan oleh pihak kontraktor pelaksana.

Pada proyek pembangunan pasar tradisional di kelurahan Koto Jaya kecamatan Kota Mukomuko dengan dana Rp 5,6 milyar tersebut, hanya ada sekitar 20 orang pekerja. Demikian pula dengan pembuatan taman Kota Mukomuko, yang berada didepan kantor Kecamatan dengan dana Rp 3,5 milyar.

Dewan sangat  menyayangkan  terjadi demikian dan langsung memeritahkan pelaksana proyek agar menambah tenaga kerja.

“ Jangan main – main, jika tidak selesai tepat waktu daerah ini bisa mengalami kerugian besar. dan  saya ingatkan  yang dibelanjakan untuk  pembangunan in, adalah uang daerah. Jangan santai-santai saja dalam pengerjaannya,” kata Zulfahni kepada pelaksana p royek.

Sekalipun tenaga kerja ditambah dua kali lipat dari jumlah yang ada dewan tetap memperkirakan, proyek tersebut tidak bakal rampung tepat pada waktu yang telah ditentukan dan disepakati sesuai dengan perjanjian kontrak.

Di lokasi proyek Islamik Center senilai Rp 3,3 milyar, pihak dewan menemukan kondisi hampir serupa dan ia mengingatkan pelaksana supaya lebih cepat mumpung cuaca lagi bersahabat.

Pihak kontraktor pelaksana, Didi serta merta menyatakan sanggup menyelesaikan pekerjaan yang ia tangani tepat waktu.

” Kami yakin akan selesai tepat waktu, karena yang dibangun sebatas pondasi serta pengecoran lantainya saja,” ujar Didi meyakinkan dewan.


Editor : Uj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here