Muara Pantai Ipuh Telan Korban, Satu Orang Tewas, 1 Belum Ditemukan

0
1353
PEWARTA : RISMAIDI 
MINGGU 11 FEBRUARI 2018 


PORTAL MUKOMUKO – Malapetaka kembali terjadi, kali ini mengakhiri hayat korban Ail (15) yang merupakan siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Korban tewas setelah tenggelam pada bagian cekungan dasar muara, sabtu malam sekitar pukul 20:00 WIB.
Dari kedua siswa yang tenggelam itu, satu orang yakni Ail berhasil ditemukan sekitar jam 02:15 WIB sedangkan temannya Agung (15) hingga saat ini masih dalam pencarian. Menurut keterangan rekannya yang selamat, Candra (15) mereka bertiga memang sengaja menjala ikan di muara sungai Batang Air Muar.
Kades Pulau Makmur, Romli kepada awak portalbengkulu.com membenarkan peristiwa naas tersebut terjadi berawal saat ketiga siswa MAN tersebut bermaksud menjala ikan.
“Candra yang memegang jala berjalan duluan mengarah ke tengah laut, disusul kedua temannya Ail dan Agung. Memang dasar muara tersebut tidak rata, Agung kemudian terperosok. Mengetahui temannya tidak pandai berenang Ail segera bermaksud menolong tapi malah dia juga ikut terseret arus,” papar Kades.
Melihat kedua temannya terseret arus, Candra segera memberikan pertolongan, namun kembali naas terjadi, senter yang dipegangnya terlepas dari tangan, keadaan menjadi gelap dan upayanyapun gagal. Lantas Candra segera mencari bantuan dengan bergegas berlalri ke pemukiman warga sekitar.
Warga seketika bersama-sama membantu pencarian, setelah hampi 6 jam, akhirnya salah satu korban, Ail berhasil dinemukan, sedangkan satu lainnya yakni Agung masih terus diupayakan pencariannya.
BPPD Tidak Tanggapi Telepon Dewan
Anggota DPRD Mukomuko, Wisnu mengungkapkan kekesalannya terhadap pihak Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) stempat. Pasalnya berkali-kali dia mencoba menghubungi, telepon dari dewan asal dapil IIII tersebut tidak diangkat.
“Seharusnya BPPD standby selama 24 jam sehari. Sebab yang namanya bencana itu bisa terjadio kapan saja dan waktunya tidak kita ketahui. Ini malah telepon kita tidak ada yang ngangkat berrati tidak ada petugas yang berjaga,” kesal Wisnu.
Editor : Uj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here