Perbaikan Jembatan Pantai Abrasi, Jalinbar Kota Mukomuko-Air Dikit Ditutup

PEWARTA : DIA
SABTU 18 MEI 2019

PORTAL MUKOMUKO – Mulai Minggu (19/5) pagi, Jalan Lintas Barat (Jalinbar) penghubung Kecamatan Kota Mukomuko dengan Kecamatan Air Dikit tepatnya di  jembatan Pantai Abrasi bakal ditutup. Hal itu lantaran adanya perbaikan jembatan darurat di kawasan Jalinbar yang merupakan jalan nasional oleh  pihak Kementerian melalui P2JN Provinsi Bengkulu. Dalam pelaksanaannya juga berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko.

Jembatan yang akan dibuat nanti merupakan jembatan bally untuk kelancaran akses lalu lintas jelang lebaran dan pasca lebaran. Karena jalan dan jembatan tersebut merupakan penghubung Provinsi Bengkulu dan Padang. Penutupan akses jalan sendiri dilengkapi dengan spanduk pengumuman yang dipasang jajaran Sat Lantas Polres Mukomuko.

Dengan ditutupnya jalan yang akan dimulai pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB, maka  jalur alternatif telah disiapkan melalui sejumlah titik. Jalur alternatif utama yakni melalui Desa Penarik menuju Kecamatan Teras Terunjam, V Koto yang tembus di Kecamatan Lubuk Pinang. Sedangkan dari Kelurahan Bandar Ratu masuk ke Kecamatan Air Manjuto tembus ke Kecamatan Teras Terunjam kemudian Penarik.  Tak hanya itu, untuk kendaraan tanpa muatan dapat melintasi jalan PT. Agro Mukomuko mulai dari jalan samping SPBU Air Punggur tembus di jalan Simpang Pos Satpam PT. Agro Mukomuko depan Pantai Abrasi.

”Ya, jalan dan jembatan abrasi ditutup lantaran adanya perbaikan dari  lanjutan proyek pembangunan jembatan. Itu dilakukan demi keselamatan dan kelancaran arus transportasi, terutama jelang lebaran dan pasca lebaran. Untuk jalur alternatifnya sudah disiapkan,” ungkap Kapolres Mukomuko, AKBP. Yayat Ruhiyat, S.IK melalui Kasat Lantas, AKP. Dedi Kusnadi, SH.

Plt Kepala Dinas PUPR, Ruri Irwandi, ST, MT melalui Kabid Bina Marga, M Yusuf, ST turut membenarkan adanya perbaikan jembatan itu. Meski tidak turut terlibat secara langsung, namun pihaknya akan tetap turun ke lapangan.

”Kordinasi ada. Namun, kewenangan jalan nasional itu dari kementerian melalui P2JN provinsi. Namun, kita akan tetap turun untuk melihat jalannya perbaikan itu,” pungkas Yusuf.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *