Ini Akibat Keterbatasan Kemampuan SDM Penyelenggara DD

Upah Pembuatan RAB 18 Juta, Juga Menggunakan Material Setempat 


PEWARTA: RAI SAPUTRA 
 KAMIS 27 JULI 2017 



PORTAL KAUR – Lantaran disebabkan oleh keterbatasan kemampuan SDM yang ada di desa, sehingga dalam pelaksanaan pembangunan fisik Dana Desa (DD) harus mengeluarkan uang sangat besar, anatara lain untuk membayar pihak yang mengerti membuat Renca Anggaran Biaya (RAB) hingga belasan juta rupiah.

Di desa Ulak bandung Kecamatan Muara Sahung, dalam menyelenggarakan DD untuk membangun kembali jembatan PNPM 2013 yang ambruk, menghabiskan dana sebesar Rp 18 Juta hanya untuk membuat RAB nya saja.

Kades Ulak Bandung, Hasral Arif kepada awak media ini Kamis (27/07) mengakui hal itu, dan pembangunan jembatan itu dilakukan berdasarkan kesepakatan warga mengingat pentingnya akses masarakat ke perkebunan.

“Perkiraan kami, jembatan PNPM 2013 itu ambruk lantaran abutment yang berfungsi sebagai penyangga utama dibuat terlalu dangkal sehingga menyebabkan jembatan tersebut tidak bertahan lama dan ambruk ketika mendapat terjangan air sungai,” terang Kades, Kamis.

Pembangunan jembatan tersebut, lanjut Kades, dijadikan satu paket dengan pemasangan beronjong untuk mengantisipasi terjangan air deras terhadap abutment jembatan. Kades pun mengakui dalam mendapatkan material pihaknya menggunakan material yang diambil dari suangai setempat.

“Untuk pekerjaan pembesian kami percayakan kepada pihak ketiga atau diborongkan, untuk material berupa batu dan koral diambil dari setempat dan pasir laut dibeli dari penyedia yang mengambil pasir di pantai,” beber Kades.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *