Ketua KONI BU Mendadak Mengundurkan Diri, Andaru Menuai Penyesalan Sejumlah Pihak

0
966
PEWARTA : SULISWAN
 SENIN 31 JULI 2017 


PORTAL BENGKULU UTARA – Sejak dilantiknya sang putra mahkota sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bengkulu Utara oleh Ketua KONI Provinsi, Yuan De Gama pada Kamis (09/02) silam dengan SK KONI Provinsi Bengkulu No.12 tahun 2016, Andaru Pranata, SE tiba-tiba mengundurkan diri dengan alasan akan melanjutkan pendidikan S2 di luar daerah.

Sejatinya, Andaru mendapatkan kedudukan sebagai ketua KONI BU priode kepengurusan 2016-2020 tersebut dengan berbagai upaya, namun sangat disesalkan baru sekitar 6 bulan berjalan, dan tidak diketahui alasan lainnya Dia memutuskan untuk mundur dengan menyampaikan surat pengunduran diri secara resmi.

Diakui oleh Sekretaris Dispora Bengkulu Utara, Moh Abidin, tembusan surat pengunduran diri Andaru sudah diterima oleh Dispora. Sedangkan tujuan surat adalah ke KONI Provinsi Bengkulu.

“Betul, surat tembusannya sudah kami terima, alasan pengunduran dirinya yang kami baca, Pak Andaru akan melanjutkan pendidikan di luar daerah,” singkat Abidin, Senin (31/07).

Komisi III DPRD BU, Mohtadin SP mengaku sangat menyayangkan kejadian ini. Sebab menurut Dia priode kepengurusan yang baru enam bulan ini belum dapat membuktikan kinerjanya. Untuk kedepan diharapkannya supaya memilih ketua yang benar-benar siap dari segala sisi bukan lantaran didorong oleh pihak tertentu.

” Kami belum menerima apalagi mebaca surat pegunduran diri tersebut, jika benar kejadian ini sangat kita sayangkan. Jadi untuk kedepan, dalam melakukan pemilihan supaya matangkan dulu penilaian, dan pilih yang benar-benar siap baik dari sisi waktu maupun kesiapan lainnya,” kata Mohtadin.

Lebih lanjut Mohtadin membeberkan, setelah dinilai olehnya tidak berjalannya kepengurusan terdahulu, malah pengurus yang baru tanpa ada penyebab yang sangat mendasar menyatakan mundur dari puncak kepengurusan di kabupaten.

“Patut menjadi pertanyaan besar bagi kita, bila memang ada alasan yang sangat mendasar kan bisa dibicarakan terlebih dahulu, tidak langsung mundur seperti ini. Selanjutnya tidak ada jalan lain untuk menghindari kevakuman atau stagnan, jalankan roda organisasi sesuai AD/ART, untuk menempatkan ketua sementara, sebab ini akan terkait dengan anggaran” tandas Dia.

Editor: Uj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here