Belum Ada Dana Pendamping Pamsimas Batu Lungun Mandeg

PEWARTA : RAI SAPUTRA 
 MINGGU 13 AGUSTUS 2017 



PORTAL KAUR – Persoalan pembangunan fisik di Desa Batu Lungun Kecamatan Nasal kian bertambah, setelah DD yang tidak tepat penggunannya, sekarang terbentur lagi dengan mandegnya pekerjaan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) lantaran tidak tersedianya dana pendamping dari dana desa sebesar 10 persen.

Baca : Ini Kegunaan Lain DD, Beli Mobi, Wara-wiri dan Dipinjamkan

Pengakuan warga masarakat setempat, dana pendampina pernah diserahkan oleh Kades, Ali Usman kepada pihak pengelolan kegiatan Pamsimas namun setelah 3 hari dana pendamping tersebut ditarik kembali oleh Kades.

“Dana pendamping sebelumnya diberikan kepada pihak pengelola Pamsimas, namun setelah 3 hari dana pendamping ditarik kembali oleh Kades, Ali Usman,” ungkap Dia, Minggu.

Ungkapan warga masarakat itu dibenarkan oleh Ketua BPD setempat, Heri. Pamsimas merupakan kegiatan Dinas PUPR kabupaten Kaur, desa yang mendapatkan Pamsimas diwajibkan menyediakan dana pendamping sebesar 10 persen berasal dari DD.

“Sarat pencairan dana Pamsimas salah satunya adalah telah tersedia dana pendamping sebesar 10 persen, dari anggaran Pamsimas. Tahun ini rencananya dibangun di Dusun Sri Mulya. Kami tidak tahu apa alasan Kades menarik kembali dana pendamping tersebut dari pengelola,” tutur Heri.

Akibatnya, pembuatan sumur bor di Dusun Sri Mulya terhenti. Untuk itu Heri mengaku Dia tidak begitu tahu ketentuan dana pendamping pembangunan sumur bor tersebut diambil dari DD. Informasi yang dia dapatkan sebatas dana penmpaing untuk Pamsimas.

Editor : Uj

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *