Perkara Pelecehan Seksual Menurun, Jumlah Pelaku Meningkat

0
564
Pengaruh Konten Video Porno 


PEWARTA : SULISWAN 
 SENIN 18 SEPTEMBER 2017 



PORTAL BENGKULU UTARA – Masih maraknya pelecehan seksual terhadap anak dinilai disebabkan oleh video porno. Sekalipun di Kabupaten Bengkulu Utara angkanya menurun, pihak Kepolisian tetap menghimbau agar para orang tua jangan lengah dalam menjaga serta mengawasi anak-anaknya.

Dari 11 kasus pelecehan seksual yang dialami oleh anak-anak di Bengkulu Utara pada tahun 2017 ini, rata-rata pelakunya terpengaruh oleh konten video porno yang di tontonnya melalui situs tidak resmi internet, tergolong mudah diakses oleh berbagai kalangan termasuk anak-anak.

Kapolres Bengkulu Utara melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres BU Ipda Yeni Puspita SH mengungkapkan, 10 dari 11 perkara tersebut sudah dinyatakan P21 yang melibatkan tidak kurang dari 19 orang tersangka.

” Pada semester pertama tahun ini 10 perkara telah dinyatakan P21, anak-anak yang menjadi korban sodomi mencapai 11 orang, sekalipun jumlah perkaranya menurun tetapi jumlah pelaku meningkat bila dibandingkan dengan tahun 2016 silam,” kata Kanit, Senin.

Berbagai upaya pencegahan dan memberikan pengertian serta pemahaman kepada masarakat, lanjut Yeni, pihaknya terus menerus melakukan sosialisasi ke sekolah dan mengingatkan agar para siswa tidak membawa HP ke sekolah, sekalipun diakui olehnya, kejadian banyak menimpa anak-anak diluar jam sekolah.

” Kami selalu berkordinasi dengan pihak Babin Kamtibmas, serta pihak Polsek. Namun dalam hal ini kami juga mengharapkan kerjasama guru dan para orang tua. Sebab, kebanyakan para siswa meninggalkan rumah dengan alasan ada kegiatan ekstrakulikuler di sekolah namun kenyataannya lain,” tutur Dia.
Untuk melakukan berbagai upaya ini pihak Kepolisian kata Yeni, tidak dapat lepas dari dukungan Pemerintah Daerah.

” Selanjutnya, kami akan bergerak di tiga kecamatan, yang bersama dengan pihak pemda. Kami sangat berharap seluruh masyarakat mendukung upaya ini demi untuk menyelamatkan masa depan anak-anak,” demikian Kanit.


Editor : Uj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here