Tiga Tahun Derita Hischprung, Balita Taba Tembilang Ini Butuh Bantuan

0
1267
PEWARTA : SULISWAN 
 KAMIS 05 OKTOBER 2017  


PORTAL BENGKULU UTARA – Sekilas, Sander Alviano Erlangga berusia 3 tahun, warga Dusun III Desa Taba Tembilang, Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara (BU) ini tampak biasa seperti anak-anak seusianya bermain dan ceria.
Dibalik itu, ternyata putra dari pasangan  Bambang Kartika Putra (34 tahun) dan Vika (28 tahun) ini telah tiga tahun menjalani pengobatan lantaran penyakit kelainan usus yang dideritanya sejak berusia 2 bulan.
Rasa sakit yang amat sakit dirasakan olehnya pada saat tuntutan buang hajat. menurut keterangan dokter yang mendiagnosa dia menderita Hischprung atau kerap disebut kelainan usus.
” Sander telah menjalani operasi pembuangan saluran di dingding perut pada saat ia baru berusia 2 bulan setalh itu sudah 4 kali menjalani operasi susulan di RSUD Dr Mohammad Hoesin, Palembang,” tutur ayahnya, Bambang, dikediammnya.
Bambang mengaku sudah habis-habisan demi kesembuhan sang buah hati, biaya yang dikeluarkan selama tiga tahun ini sudah sangat besar, bahkan sebidang tanah milik keluarga mereka sudah dijual sementara sang putra masih harus dibawa ke Palembang.
  
“ Saya pernah menelpon pihak Kementerian Sosial saat siaran langsung di salah satu TV swasta, dijawab akan diusahakan dinas sosial setempat, setelah itu saya didatangi pekerja sosial diminta fotocopy KTP dan KK, setelah itu kami hubungi jawabnya masih dalam proses,” tutur Bambang.
Hingga saat ini setelah 6 bulan berlalu kata dia, berkali-kali dihubungi pihak pekerja sosial tidak ada kelanjutannya. Dia hanya bisa berharap dari pihak lain termasuk dermawan dapat sedikit memberikan perhatian guna membantu meringankan biaya pengobatan anaknya.
“ Oerasi sebelumnya kami dibantu oleh Kepala Kemenag Bengkulu Utara, bapak Bustasar beserta staf-stafnya secara pribadi, alhamdulillah bisa meringankan biaya pengobatan anak kami saat itu,” papar Dia.

Editor : Uj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here