Kapolda Bengkulu Panen Perdana Bawang Merah di Lebong

PEWARTA : YOFING DT 
RABU 7 MARET 2018 



PORTAL LEBONG – Kapolda Bengkulu Brigjen.Pol. Drs. Coki Manurung, SH, M.Hum bersama Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra, SH. SIk, Bupati Lebong H. Rosjonsyah, S.IP  Wakil Bupati Wawan Fernandez, Ketua DPRD Teguh Raharjo beserta segenap jajaran pemerintahan pada Rabu (7/3) melakukan panen perdana bawang merah, di Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Lebong Atas.

Disampaikan Kapolda, dirinya menyambut baik dan mendukung program Kapolres dan Ketua DPRD bersama Pemerintah daerah setempat. Inovasi yang tercipta di era yang serba sulit ini, kata Kapolda merupakan alternatif untuk dapat menunjang pendapatan masarakat.

“Kita harus pandai-pandai menemukan inovasi baru dan pemberdayaan alternatif guna menunjang pendapatan masyakarakat tanpa merusak alam juga tidak terserang hama. Seperti kita ketahui bawang ini adalah salah satu kebutuhan pokok masyarakat dan pangsa pasarnya sangat bagus,” kata Kapolda dalam penyampaiannya saat panen perdana bawang merah bersama FKPD, di kebun Binmas Pionner Polres Lebong, Rabu.

Kapolda menganjurkan agar terobosan membanggakan ini terus dikembangkan dan di sebarluaskan kepada seluruh petani. terutama bagi warga yang selama ini menjadi penambang emas liar dan masarakat secara keseluruhan yang berprofesi sebagai petani namun tidak didukung oleh lahan.

Mengingat usia panen bawang merah yang cukup singkat dan nilai jual cukup tinggi ditambah lagi terbebas dari hama tikus dan babi. Diharapkan oleh Kapolda dapat dijadikan contoh kepada masarakat bahwa masih ada upaya lain yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup tanpa harus merusak alam.

“Bawang merah ini termasuk tanaman yang terbebas dari hama, karena tikus dan babi tidak suka bawang. Disamping itu masa panennya tidak membutuhkan waktu lama, yakni hanya 65 hari,” terang Kapolda.

Sementara itu, Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra, SH. SIk mengatakan, kebun yang telah dipanen hari itu masih fokus terhadap pembibitan. Sebab kata dia selama ini masarakat kesulitan untuk mendapatkan bibit bawang merah, lantaran belum ada penyedianya di Bengkulu.

“Sejauh ini sudah ada 25 kades yang datang ke kita memesan bibit unuk dibudidayakan di desanya semoga ke depan kades-kades yang lain menyusul. Harapan saya di tahun 2019 mendatang Lebong sudah menghijau dengan tanaman bawang merah,” sebut Kapolres.


Editor : Uj

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *