Terbongkar! Suara Caleg Partai Gerindra Diduga Digelembungkan Di 13 Desa

0
552
Ist: Gakkumdu melakukan pemeriksaan atas dugaan penggelembungan suara Caleg Gerindra.

SELASA 7 MEI 2019

PORTAL SELUMA – Pleno rekapitulasi penghitungan suara yang dilaksanakan KPU Kabupaten Seluma pada Minggu malam (5/5/2019) di Gedung Serasan Seijoan, mendapati terjadinya penggelembungan suara untuk Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Gerindra Dapil Bengkulu, dr Lia Astaria. Tidak tanggung-tanggung, penggelembungan tersebut terjadi pada 22 TPS di 13 Desa di daerah itu.

Dengan adanya penggelembungan itu, maka suara dr Lia Lastaria melonjak menjadi 1.137 suara. Sedangkan suara asli yang diperoleh hanya sebanyak 185 suara. Sehingga disimpulkan, jumlah suara yang digelembungkan sebanyak 952 suara.

Dirilis, perbuatan penggelembungan suara itu, diduga dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kecamatan Ulu Talo, Kabupaten Seluma.

“Suara yang bersangkutan di dalam C1 hologram berjumlah 185 suara, sementara suara yang disebutkan PPK berjumlah 1.137 suara, jadi penggelembungannya banyak sekali,” kata Sarjan Efendi, Ketua KPU Seluma.

Diketahuinya adanya perbedaan itu setelah diperiksanya lembar DA 1 Plano dengan C1 Plano hologram yang dikuasasi KPU.

“Dalam C1 Plano suara caleg tersebut berjumlah 185 suara, sedangkan dalam lembar DA 1 berjumlah 1137 suara, jadi selisihnya 952 suara,” jelas Sarjan.

Menyikapi itu, Koordinator Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Seluma, Suryadi mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 3 anggota PPK, Ketua PPK, divisi sosialisasi, anggota divisi sekaligus operator di Kecamatan Ulu Talo.

Ditambahkan Suryadi, tindakan merubah hasil rekapitulasi perolehan suara adalah tindakan pidana.

“Dugaannya untuk memenangkan salah satu caleh DPR RI dapil Bengkulu, karena ini masuk ke ranah Gakkumdu, maka tentu ini pidana,” ungkap Suryadi.(rls-https://www.bengkulutoday.com/ketahuan-caleg-gerindra-dpr-ri-suaranya-digelembungkan-di-13-desa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here