Masyarakat Dihimbau Waspada Bahaya DBD! Gubernur Keluarkan SE Pemberantasan Sarang Nyamuk Serentak

0
515

PEWARTA : RUDHY M FADHEL

SENIN 4 MARET 2019

PORTAL LEBONG – Merebaknya  penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk menjadi perhatian khusus dari pemerintah. Pun sama di wilayah Kabupaten Lebong. Sejak 2018 lalu, penyakit DBD  mulai dari suspect sampai ke  positif mengalami peningkatan. Bahkan, sejak Januari 2019 hingga saat ini, banyak warga yang terserang DBD dan mendapatkan perawatan di RSUD Ujung Tanjung Lebong. Merebaknya penyakit DBD juga telah diantisipasi pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong. Sosialisasi disampaikan baik secara langsung maupun melalui puskesmas-puskesmas. Selain itu,  kebersihan dan kesehatan lingkungan juga lebih ditekankan agar dapat mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.

”Lonjakan pasien DBD terjadi pada akhir 2018 lalu. Untuk saat ini, mulai dari Januari sampai  Maret ditemukan 38 kasus.  Dengan merebaknya penyakit DBD ini, kita himbau masyarakat untuk waspada dan memperhatikan bahaya penyakit DBD. Sosialisasi juga sudah kita lakukan. Dan puskesmas juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Kita saling berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD,” ungkap Rachman, SKM, Kepala Dinkes Kabupaten Lebong.

Ditambahkannya, pihaknya telah mendapat Surat Edarah (SE) Gubernur Bengkulu tertanggal 27 Februari 2019 tentang pemberantasan sarang nyamuk secara serentak.  Dijadwalkan, kegiatan yang melibatkan pihak pemerintah, swasta dan masyarakat dilaksanakan pada tanggal 8 Maret mendatang. Atas SE tersebut,  seluruh pihak termasuk puskesmas telah disampaikan untuk mengikuti kegiatan pemberantasan nyamuk.

”Pemerintah provinsi sudah menyampaikan terkait rencana pemberantasan sarang nyamuk secara serentak. Itu tertuang dalam  SE gubernur. Kita sangat mendukung dan akan melibatkan seluruh elemen  masyarakat. Dengan kegiatan itu, dapat mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD. Kebersihan dan kesehatan lingkungan menjadi faktor utama dalam mencegah perkembangan penyakit,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here