Bupati Lebong Perintahkan Dinkes Siapkan 100 Ribu Masker

0
280

PEWARTA : RUDHY M FADHEL
PORTAl LEBONG – Kamis (14/5), bertempat di Aula Setdakab Lebong disela-sela memimpin Rapat Kordianasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19, Bupati Lebong, H Rosjhonsyah S.IP. M.Si memerintahkan jajarannya dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong untuk mempersiapkan bantuan berupa alat pelindung diri berupa masker untuk dibagikan kepada masyarakat terkait upaya Pemerintah Kabupaten Lebong mencegah penularan Corona di Kabupaten Lebong yang sementara ini masih mampu bertahan pada Zona Hijau. .

“Masyarakat diminta untuk memakai masker terutama setiap keluar rumah,” kata Bupati.

Hal tersebut disampaikan Bupati dalam rapat kordinasi bersama Forkopimda yang dihadiri oleh Dandim 0409/RL, Letkol. Sigit Purwoko dan Kapolres Lebong yang diwakili oleh Kabag Ops, AKP. Refenil Yaumil Rahman, SH  beserta seluruh Organisasi Pemerintah daerah (OPD) Kabupaten Lebong. Perintah untuk mempersiapkan (APD) berupa masker langsung disampaikan oleh Bupati Lebong kepada Kepala Dinkes dihadapan seluruh peserta rapat.

Walau sempat mendapat jawaban bahwa masker sudah sebahagian pemerintah desa telah memberikan bantuan, akan tetapi bupati minta Dinas Kesehatan Lebong untuk tetap melakukan persiapan pengadaan.

“Pemberian alat pelindung diri berupa masker oleh pemerintah desa itu diyakini tidak mencukupi kebutuhan masyarakat. Apalagi masker yang cuma bisa digunakan untuk sekali pakai tegas. Saya ingin Pemerintah daerah memberikan masker kepada masyarakat walau pemerintah desa sudah ada yang melakukan itu ujar,” imbuh Bupati.

Dikomfirmasi oleh awak media ini Kepala Dinkes, Rachman menyampaikan benar bahwa ia diperintahkan untuk mempersiapkan pengadaan masker yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat Lebong dalam mengantisipasi penularan Corona.

,”Besok kami akan segera melakukan korodinasi terkait pengadaan masker. Dimungkinkan kita akan melakukan pemberdayaan terhadap para pengusaha (UMKM) sector industri jahit menjahit lokal untuk mempersiapkan ketersediaan masker. Masker bedah dan masker N95 hanya untuk tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19. Sementara untuk masyarakat bisa menggunakan masker kain sebagai pencegahan,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here