Percepatan Penurunan Stunting, DP3AP2KB Lebong Gandeng TP PKK

0
436

PEWARTA : RUDHY M FADHEL
PORTAL LEBONG – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lebong dalam mewujudkan program/visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Lebong Kopli Ansori-Fahrurrozi diantaranya adalah membentuk dan mengantar masyarakat Lebong yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki daya saing global.

Untuk itu, sesuai dengan tupoksinya DP3AP2KB selain mengajak dan membentuk masyarakat menjalani pola hidup sehat juga terlibat aktif dalam melakukan proses percepatan penurunan stunting yang ada dan terjadi di tengah masyarakat Kabupaten Lebong.

Sebagai bagian dari leading sektor yang memiliki tanggungjawab percepatan penurunan stunting, pada Selasa (15/03/2022) bertempat di gedung TP PKK Kabupaten Lebong, dalam kegiatan sosialisasi percepatan penurunan stunting yang melibatkan TP PKK kabupaten, kecamatan dan kelurahan/desa.

Kepala DP3AP2KB, Drs. Firdaus M.Pd melalui Kasi Pengendalian Penduduk dan Informasi Keluarga, Liza Utami Ningsih, SKM, MM dalam materi yang disampaikan di hadapan para peserta sosialisasi percepatan penurunan stunting menyebutkan bahwa dampak stunting adalah menurunnya kualitas SDM, produktivitas dan daya saing.

Kekurangan gizi kronis menurut Liza terjadi pada bayi disaat usia bayi pada 1.000 hari pertama kehidupan dan itu berlangsung lama dan juga menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Sementara dampak jangka panjangnya menurunnya kemampuan kognitif dan prestasi belajar, menurunnya kekebalan tubuh sehingga mudah terpapar penyakit. Meningkatnya resiko penyakit diabetes, obesitas, penyakit jantung, pembuluh darah, kanker, stroke dan disabilitas usia tua.

Mengantisifasi hal demikian, negara dalam hal ini pemerintah daerah diharapkan dapat dan mampu untuk memberikan informasi kepada para Calon Pengantin (Catin) melalui fasilitas kesehatan mana saja yang bisa dikunjungi di wilayah terdekat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Dan informasi untuk mengantisifasi terjadinya stunting pada anak-anak yang akan mereka lahirkan nantinya.

Petugas dan kader yang ada pada fasilitas pelayanan hendaknya menyampaikan beberapa hal terkait stunting diantara :
1. Menjelaskan hasil skrining berupa kondisi risiko melahirkan anak stunting pada para calon pengantin (Catin) berdasarkan hasil Aplikasi ELSIMIL
2. menjelaskan apa yang harus dilakukan oleh para calon pengantin (Catin) untuk memperbaiki faktor resiko (tergantung hasil skrining dari Puskesmas)
3. Memantau dan memastikan kepatuhan para Calon pengantin (Catin) dalam mengkonsumsi suplemen peningkatan status gizi sesuai anjuran
4. Menginformasikan dan memfasilitasi Catin mengikuti kelas dan/atau mendapatkan materi bimbingan perkawinan di institusi agama masing-masing
5. Lakukan KIE penundaan kehamilan terhadap PUS baru yang belum layak hamil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here