lebong  

Diduga Depresi, Pelaku Pembunuhan Sadis Sebut Terima Wangsit

PEWARTA : RUDHY M FADHEL
PORTAL LEBONG – Peristiwa dugaan pembunuhan dengan cara memenggal kepala yang terjadi di Desa Tik Kuto, Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu yang menghebohkan jagad raya Provinsi Bengkulu dan mungkin Nasional kini mulai menimbulkan cerita-cerita berbau mistis dan menghubungkan peristiwa itu dengan korban terpenggal kepala tersebut dilakukan oleh Pelaku yang tiada lain adalah keponakan dari istri korban sendiri.

Seusai melakukan peliputan kunjungan Kapolres Lebong di rumah duka ke kediaman korban, Awak Media PortalBengkulu.com bersama dengan salah seorang awak media telivisi lokal yang melakukan peliputan langsung kunjungan berkesempatan mewawancarai Camat Rimbo Pengadang Lasmudin SH yang saat itu didampingi oleh Kepala Desa Tik Kuto Nasril Yani.

Lasmudin SH dan Nasril Yani menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan dari pihak keluarga di dalam beberapa hari terkahir menjelang terjadinya peristiwa berdarah ini, pelaku berinisial Ag pernah menyampaikan kepada pihak keluarganya dan keluarga korban bahwa dirinya mendapat wangsit akan terjadi pembunuhan dengan target korban pembunuhan adalah anak dari anak korban atau tepatnya adalah cucu korban.

“Ag (pelaku) akui dan sampaikan kepada keluarganya dan keluarga korban bahwa akan terjadi pembunuhan dengan sasaran (target) adalah cucu korban,” sebut Lasmudin yang diaminkan Nasril Yani.

Ditambahkan Lasmudin SH yang berdomisili dan bertempat tinggal berhadapan dengan kediaman pelaku dan juga kediaman korban tersebut, serta Nasril Yani pejabat Kepala Desa Tik Kuto bahwa sebenarnya keluarga dalam waktu dekat memang sudah memiliki rencana ingin membawa pelaku untuk mendapatkan penanganan kejiwaan/berobat (konsultasi) ke dokter jiwa dan pengobatan lainnya.

”Mengingat suasana Ramadhan dan akan tibanya Hari Raya Idul Fitri, rencana tersebut dipersiapkan akan dilaksanakan sesudah hari raya nanti. Akan tetapi ketetapan dan takdir Tuhan menghendaki lain, sehingga peristiwa ini terjadi dan sudah menimbulkan korban jiwa,” tutup Lasmudin.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *