Hindari Polemik dan Dugaan Adanya Kepentingan, Pembagian Kartu BPJS Ditunda Setelah Pemilu

0
216
Rachman, SKM, Kepala Dinkes Kabupaten Lebong

PEWARTA : RUDHY M FADHEL

JUMAT 12 APRIL 2019

PORTAL LEBONG – Merebaknya isu tidak sedap terkait dilakukannya pendistribusian kartu BPJS kepada masyarakat desa dan kelurahan se Kecamatan lebong Selatan melalui perangkatnya serta dikait-kaitkannya dengan kepentingan pihak tertentu membuat Media Online Portal Bengkulu penasaran dan langsung melakukan investigasi. Bahkan, isunya Kelurahan Tes disebut sebagai kampung JKN.

Berdasarkan hasil penelusuran sementara dilakukan dengan meminta informasi tentang skema pendistribusian kartu BPJS ke pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong dan Dinas PMDSos Kabupaten Lebong benar ada pendistribusian kartu BPJS dimaksud di wilayah Kelurahan Tes pada awal April lalu.

Dan hal ini dibenarkan oleh Lurah Kelurahan Tes, Syartil Zamzami, A.md yang diamini Apriyani, selaku Kepala Puskesmas Perawatan Tes. Namun tidak hanya sampai disitu, awak media ini juga meminta skema pendistriibusian kartu tersebut kepada pihak Dinkes dimana mekanisme pendistribusian kartu JKN/KIS dari BPJS kesehatan didistribusikan ke puskesmas-puskesmas dengan membuat serah terima kartu.

Kemudian setelah didistribusikan ke puskesmas dan sudah ada tanda terima kartu JKN/KIS untuk didistribusikan ke masyarakat atau petugas puskesmas apabila mengetahui lokasi atau rumah masyarakat yang terdaftar JKN/KIS-nya. Puskesmas lansung menyerahkan kepada masyarakat dengan menyertai tanda serah terima kartu JKN/KIS.

”ntuk kartu sesuai dengan usulan berdasarkan data BDT. Masalah pembagian kartu dipending dulu setelah pesta demokrasi dengan alasan jangan sampai disalah artikan oleh masyarakat. Dan pembagian kartu tersebut tidak ada unsur politik apalagi terkait dengan calon-calon tertentu baik pileg maupun pilpres. Kartunya tetap akan dibagikan sesuai dengan yang ada. Pembagian akan dilanjutkan setelah pemilu,” ungkap Rchman, SKM, Kepala Dinkes Kabupaten Lebong.

Lebih lanjut Rachman mengatakan.

”Kedepan diharapkan untuk warga yang kurang mampu dapat memanfaatkan kartu untuk berobat. Untuk warga yang mampu agar bisa menjadi perserta BPJS mandiri. Terwujudnya pelayanan kesehatan semesta untuk masyarakat Lebong akan terus ditingkatkan,” imbuhnya.

Terpisah Kepala Dinas PMDSos melalui Kabid Pelayanan Sosial, Jimi Tri Susilo, S.STP.I kepada awak media menyampaikan bahwa.

”Untuk saat ini belum ada pihak BPJS bertemu dengan saya untuk mekanisme pembagian kartu BPJS karena yang saya tau kemaren pembagian kartu BPJS dilakukan oleh puskesmas sebagai faskes pertama,” ujar Jimi.

Ditanyakan mengenai adanya 1.661 kartu BPJS yang akan didistribusikan dan ada kartu dari data BDT oleh pihak PMDSos, Jimi menyampaikan.

”Bahwa belum ada surat pemberitahuan dari BPJS kepada kami. Mengenai mekanisme pembagian kartu BPJS yang sudah tercetak kami juga belum mendapat informasi dari BPJS,” pungkas Jimi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here