Jelang Hari Keempat, 2 Nelayan Linau Belum Diketahui Nasibnya

Dibutuhkan Kapal Besar dan Helikopter 

PEWARTA: RAI SAPUTRA
 JUMAT 21 JULI 2017 


PORTAL KAUR – Dua nelayan tradisional desa Linau Kecamatan Maje Kabupaten Kaur Jemi Asrol (35) dan Jonaidi (29), yang melaut pada dinihari selasa (19/07) sekitar pukul 2:00 WIB, hingga menjelang hari keempat Jumat malam (21/07) belum juga didapat kabar keberadaannya.
Segenap elemen telah dikerahkan guna membantu pencarian, Basarnas, TNI, Polri, termasuk warga setempat yang menggunakan perahu tradisional turun untuk menemukan keduanya. Bahkan 10 perahu diantaranya ada yang menyisir bibir pantai serta ketengah laut, belum mendapatkan tanda-tanda keberadaan dua nelayan tersebut.
“Memang ada yang sempat bertemu keduanya sekitar pukul 7:00 pagi, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda apakah mereka terdampar atau tenggelam. biasanya mereka memang berangkat melaut dinihari, pulangnya sore, tetapi ini sudah melewati hari ketiga mereka belum juga pulang,” tutur Kades Linau, Agus Setiawan.
Salah seorang warga, Marjon mengungkapkan, pada hari itu, mereka memancing di lokasi sekitar 40 Mil dari daratan, Jonaidi bersama Jemi sempat bertemu dengan Ijal dan Bait. saat Bait memutuskan pulang ke darat tidak lama kemudian disusul oleh Ijal dan temannya. Sementara Jemi dan Jonaidi meneruskan memancing.
“Lokasi mereka memancing berjarak sekitar 40 mil dari bibir pantai, Jonaidi dan Jemi memancing pada line 3 sedangkan Ijal bersama rekannya di line 2, dan Bait di line 1, namun setelah dua perahu Ijal dan bait pulang, Jemi dan Jonaidi masih memancing, hingga sekarang mereka belum kembali,” terang Marjon.
Pantauan awak media ini di lokasi TPI dan desa Linau, warga masarakat dan elemen yang siap turun membantu tetap bersiaga siang dan malam jika sewaktu-waktui diperlukan atau ada kabar tentang keduanya.
Editor: Uj
banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *