Takut Dipecat, Guru PAUD Tidak Berani Ungkap Dana Sertifikasinya Ditilep

0
652
PEWARTA : RISMAIDI 
MINGGU 07 JANUARI 2018 




PORTAL MUKOMUKO – Lataran takut dirinya dipecat 3 orang guru PAUD di Kabupaten Mukomuko tidak berani mengungkapkan dirinya telah menjadi korban oknum Dinas Pendidikan setempat yang menilep dana sertifikasi tahun anggaran 2017.

Hal itu disebutkan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat  Laskar Anak Bangsa (LSM-LAB)  Kabupaten Mukomuko, Munawir.  Dia mengaku mendapat laporan dari tiga orang guru PAUD yang mengajar di wilayah  Kecamatan Penarik Raya.

Menurut dugaan Munawir, pelakunya dua orang oknum pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mukomuko berinisial DS dan DN.

“ Dana sertifikasi itu senilai Rp 70 juta.  Modusnya, untuk mencairkan dana itu tandatangan tiga orang korban dipalsukan, ” ungkap Munawir.

Plt Kepala Disdikbud Mukomuko, Suranto. S.Pd.Sd ketika dihubungi via ponsel malah mengatakan tidak tahu perihal tersebut.

” Seharusnya guru PAUD itu melapor kepada saya dulu, jika uang sertifikasinya ditilep. Kalau dana sertfikasi para guru PAUD, saya belum tahu persis cara serta sistemnya, saya akan cari tahu kebenarannya. Tolong jangan dimasukkan berita dulu,” kata Suranto.

Lain halnya dengan dana sertifikasi guru SD, SMP dan SMA sederajat, dirinya mengaku tahu persis sistem dan cara mereka  menerima uangnya. Yakni dikirim melalui rekening yang bersangkutan.

” Jadi saya rasa dengan dikirim pada rekening masing-masing, tidak mungkin seseorang bisa menilepnya. Kalau guru TK dan PAUD, saya belum tahu persis seperti apa caranya. Besok  akan saya tahu persoalan tersebut, untuk mencari kebenarannya,” pungkas Suranto.


Editor : Uj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here