Diduga Sebarkan Isu Warga Meninggal Terkena Covid-19, Warga Sungai Rumbai Minta Maaf

0
3998

PEWARTA : DERY A PRAMANDA
PORTAL MUKOMUKO – Masyarakat Kabupaten Mukomuko sempat geger dengan adanya postingan di media sosial yang menyatakan bahwa ada warga yang meninggal dunia di RSUD Mukomuko akibat terkena virus corona atau covid-19. Namun, selang beberapa lama postingan yang mendapat tanggapan dan komentar serius dari berbagai pihak langsung dihapus. Sebelumnya, ada yang sempat menscrenshot postingan itu dan kembali disebarkan untuk diminta kejelasan atas kebenaran informasi yang telah disampaikan.

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pemilik akun yang membuat postingan adanya warga yang meninggal dunia akibat terkena covid-19 adalah salah satu warga dari Kecamatan Sungai Rumbai.

Jajaran Polres Mukomuko melalui Polsek Sungai Rumbai langsung bergerak cepat. Setelah diselidiki, pemilik akun media sosial itu langsung dipanggil untuk dimintai keterangan dan penjelasannya karena postingannya dinilai dapat meresahkan masyarakat khususnya di Kabupaten Mukomuko. Pada saat itu, warga dimaksud mengakui atas postingan itu.

Setelah memberikan penjelasan, warga bersangkutan mengaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi. Sebagai bentuk penyesalan, akhirnya menandatangani surat pernyataan dan menyampaikan permintaan maaf.

”Memang benar, kami sudah memanggil salah satu warga Sungai Rumbai yang diduga telah menyebarkan isu ada warga yang meninggal di RSUD Mukomuko akibat terkena virus corona. Dia mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi. Surat pernyataan sudah ditandatangani dan yang bersangkutan sudah meminta maaf,” ungkap Kapolres Mukomuko, AKBP. Andy Arisandi, SH, S.IK, MH melalui Kapolsek Sungai Rumbai, Ipda. Muhaiyin Ikhsan.

Ditambahkannya, jajaran Polri sesuai dengan perintah turun langsung dalam masalah virus corona ini. Masyarakat diminta untuk tidak panik dan selalu menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan. Jajaran Polri juga bekerjasama dengan sejumlah pihak ikut melaksakan kegiatan kebersihan di sejumlah tempat.

”Kami dari jajaran kepolisian menghimbau masyarakat untuk tidak panik. Jaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Jangan membuat atau menyebarkan informasi yang dapat meresahkan masyarakat. Kami juga ikut bersama sejumlah pihak melakukan kegiatan kebersihan. Termasuk mengajak semua komponen masyarakat untuk selalu waspada,” pungkasnya.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here