lebong  

Belum Move On Hasil Pilkada, Oknum Perangkat Desa Diduga Sebarkan Ujaran Kebencian

ilustrasi

PEWARTA : RUDHY M FADHEL
PORTAL LEBONG – Dengan dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Lebong pada tanggal 26 Februari lalu dan telah diserahkan surat pemberhentian dan pengesahan bupati oleh Gubernur Bengkulu, rangkaian perhelatan Pilkada usai sudah. Secara yuridis formal, Kopli Ansori dan Drs. Fahrurrozi secara sah sesuai dengan Undang-undang dan ketentuan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Bupati dan Wakil Bupati Lebong.

Ironisnya seorang oknum perangkat desa disalah satu desa dalam wilayah Kecamatan Bingin Kuning sebut saja Mr. R masih belum mampu move on dengan kekalahan jagoannya di kontestasi Pilkada Lebong yang lalu. Hal ini terlihat jelas dari rekaman suara yang bersangkutan sedang viral dan beredar di group Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) kepengurusan Kabupaten Lebong menunjukan kebenciannya (Ujaran Kebencian) terhadap Bupati Lebong, Kopli Ansori.

Dalam Bahasa Daerah Kabupaten Lebong Mr. R Menyebutkan :
1. Getai macet see ?
-kenapa macet ? apa bupati tidak mau tanda tangan.
2. Lok murus coa udi lok bedan di o =
-Mau diurus atau tidak mau diurus sudah.
3. Coa lok mkup bedan , uku coa pakie Bupati, bupatiku Teguh =
-tidak mau sudah , saya tidak pakai bupati, Bupati saya Teguh.
4. Coa si tive penjilat uku aa, lok si tulung karang dapo tulung ,coa silok tulung bedan =
-Saya bukan tive penjilat , Mau bantu karang dapo bantu, tidak mau bantu ya berhenti.
5. Debalie ro ne itu ini ne sako te bupati yo itu kunie ne coa si lok bedan ,coa si gis uku aa uku tun karang dapo Roben sepupu wakea gubernur Jon, kadeak ba pesen ku.
– banyak hal ini dikira dari bupati, kalau tidak mau berhenti,saya tidak susah orangnya, saya orang karang dapo “Roben” Sepupu wakil Gubernur jon katakan itu pesan saya.
6. Teus te’ang bae kumadeak uku coa si serai ngen tim luyenuku aa coa silok demukung bedan kabupaten luyen bi an paneu a gentai nak yo nak lebong yo Awei “Seak ne “
– Terus terang saja saya katakana ,saya tidak sama seperti Tim lain ,Mau dukung silakan tidak juga silakan, Kabupaten Lain sudah lama berjalan kenapa di lebong seperti “kontol”.(Maaf Red)
7. Uku atas namo Robenson tun karang dapo bawah kalau udi lok namen a tuk ajai sahili, uku coa gen bupati ku aaa. =
-Saya atas nama Robenson orang karang dapo bawah kalau kalian mau tahu,keponakan haji Sahili, saya tidak punya bupati.

Dikomfirmasi melalui seluler Kapolres Lebong, AKBP. Ichsan Nur, S.IK melalui Kasat Reskrim, Didik Wijayanto, SH, MH menyampaikan bahwa belum mengetahui terkait ujaran kebencian yang sudah viral tersebut.

“Saya akan segera memantau dan memonitor serta melaporkan kepada Kapolres untuk meminta petunjuk,” ujar Kasat Reskrim .

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *