lebong  

Mustarani Abidin Sesalkan Oknum Perangkat Desa Tebarkan Ujaran Kebencian

PEWARTA : RUDHY M FADHEL
PORTAL LEBONG – Viral dan menyebarnya percakapan suara dari group whatsaap Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Lebong Dari sejak 9 hari terakhir ini di tengah masyarakat yang syarat dengan ujaran kebencian terhadap Bupati Lebong Kopli Ansori, dimana menuai berbagai macam kecaman dan pendapat serta tanggapan dari segenap lapisan masyarakat.

Bahkan ada yang menanggapi dari luar wilayah kabupaten serta luar Provinsi Bengkulu dengan berbagai kecaman dan pendapat serta tanggapan. Ada yang meminta Bupati Lebong Kopli Ansori untuk segera memecat dan menuntut secara hukum pidana terhadap oknum perangkat desa tersebut.

Oknum dimaksud berasal dari salah satu desa di dalam Kecamatan Bingin Kuning yang mana di dalam percakapan suara dari group whatsaap PPDI Lebong yang bersangkutan mengakui bahwa dirinya bernama Robenson dari Desa Karang Dapo Bawah (Uku Robenson Tun Karang Dapo Bawah). Dan diakuinya bahwa dirinya adalah saudara sepupu Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah (Uku sepupu wakea Gubernur Jon) dan dia akui juga bahwa dirinya adalah keponakan dari Ketua Presidium Pemekaran kabupaten Lebong yakni H. Sahili. (Dan uku Tuk Ajai Sahili amen udi lok namen).

Dihubungi melalui sambungan seluler, Camat Bingin Kuning yang dikenal sangat familiar dengan para awak media ini menyampaikan bahwa dirinya sudah memanggil oknum perangkat desa tersebut. Dan kepada dirinya oknum perangkat desa mengakui bahwa dirinyalah yang melakukan percakapan di dalam group whatsaap PPDI Lebong yang viral dan menuai berbagai kecaman dan tanggapan.

Sementara Sekretaris Daerah, Mustarani Abidin diwawancarai awak media ini seusai mengikuti rapat kerja pembahasan SIPD di ruang Rapat Bidang Pendapatan BKD Lebong pada tanggal 23 Maret 2021 menyampaikan bahwa dirinya sangat menyesalkan perbuatan dan perilaku oknum perangkat desa tersebut.

”Seyogyanya dia sebagai publik figur di desa memberikan perkataan yang baik yang menyejukkan masyarakat. Bukan malah membuat resah akibat dari perilaku yang tidak baik ini. Dan bukan hanya masyarakat Desa Karang Dapo Bawah yang resah, tetapi warga Kecamatan Bingin Kuning dan bahkan warga masyarakat Kabupaten Lebong karena ujaran kebencian tersebut diarahkan kepada sosok yang melambangkan keterwakilan warga masyarakat Kabupaten Lebong,” ujar Mustarani.

Ditambahkan oleh Mustarani bahwa dirinya akan segera melaporkan hal tersebut kepada bupati untuk mengambil langkah-langkah berikutnya.

”Sebagaimana yang kita ketahui bersama, melalui pemberitaan media bahwa pihak kepolisian dalam hal ini Polres Lebong sudah mengetahui sehingga kita lihat perkembangan berikutnya,” tutup Mustarani.

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *