RSUD Lebong Akui Rawat 11 Pasien DBD

0
437

PEWARTA : RUDHY M FADHEL
PORTAL LEBONG – Managemen RSUD Lebong atau lebih dikenal masyarakat Kabupaten Lebong dengan sebutan RSUD Ujung Tanjung, akui sepanjang bulan Januari pertanggal 24 sudah menangani 11 pasien yang didiagnosa menderita serangan Endemi Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal ini sebagaimana disampaiakan Kasi Pelayanan dan Keperawatan RSUD Lebong, Syahrul, SKM di ruang kerjanya saat dibincangi awak Media PortalBengkulu.com pada Rabu (26/01/2022) kemarin.

“Berdasarkan data rekam medik yang ada, kami sudah melakukan perawatan terhadap 11 warga Kabupaten Lebong yang didominasi dari wilayah Kecamatan Lebong Selatan penderita Endemi Demam Berdarah Dengue (DBD). Dan satu diantaranya meninggal dunia,” sebut Syahrul.

Hal ini senada dengan apa yang disampaikan Kepala Puskesmas Perawatan Tes Analis Kesehatan Apriyani S.Kep, S.KM. sebagaimana yang di beritakan oleh Media PortalBengkulu.com beberapa hari lalu.

DBD ”Serang” Warga Lebong Selatan, 1 Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

Namun terkait data kongkrit jumlah pasien penderita Endemi Demam Berdarah Deangue (DBD) di Kabupaten Lebong terdapat perbedaan jumlah yang dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong.

Berdasarkan konfirmasi kepada Kasubbid P2P Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong, Elva Susanti Nasution, SKM bahwa pihak Dinas Kesehatan hanya dan baru mencatat 7 (tujuh) kasus saja yang terjadi.

Di konfrontir dengan data yang didapat awak media ini terkait jumlah kasus warga masyarakat yang diserang Endemi Demam Berdarah Deangue (DBD) baik dari Puskesmas Perawatan Tes Kecamatan Lebong Selatan yang menyebutkan telah terjadi 4 kasus dengan 1 orang meninggal dunia, berikut dari data rekam medik RSUD Lebong menyebutkan telah menangani 11 kasus dan satu diantaranya meninggal dunia, Elva Susanti Nasution menyebutkan bahwa pihaknya belum menerima laporan sebagaimana dimaksud.

“Kita belum tutup buku di bulan Januari ini yang tercatat sementara ini baru tujuh kasus saja,” pungkas Elva.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here