DBD, 1 Warga Lebong Selatan Kembali Dikabarkan Meninggal Dunia

0
430

PEWARTA : RUDHY M FADHEL
PORTAL LEBONG – Merebaknya Pademi Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu kabarnya kembali menimbulkan korban jiwa. Sebelumnya di akhir bulan Januari 2022, satu warga Kecamatan Lebong Selatan juga meninggal dunia dampak usai didiagnosa DBD. Sebagaimana yang diberitakan Media Online PortalBengkulu.com beberapa waktu lalu.

RSUD Lebong Akui Rawat 11 Pasien DBD

Sikapi Banyaknya Kasus Endemi DBD, Ini Kata Kepala Dinkes Lebong

Berdasarkan informasi awal yang diterima awak media PortalBengkulu.com dari warga, ternyata hari Rabu, 16 Februari 2022 korban dampak dari Pandemi DBD di wilayah Kecamatan Lebong Selatan kembali menimbulkan korban jiwa. Korbannya adalah wanita berusia 45 tahun, istri dari tenaga kesehatan senior di Puskesmas Perawatan Tes dan juga kesehariannya bertugas sebagai tenaga Staf Promkes Puskesmas Perawatan Tes yang berjarak hanya lebih kurang 50 meter dari kediamannya.

Hanya tidak kurang dari satu jam di bawa ke Puskesmas Perawatan Tes, korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong dan beberapa hari menjalani perawatan, pada Rabu pagi jam 4.30 WIB karena diduga tidak kuat melawan serangan DBD, korban menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Lebong.

Dikonfirmasi Awak Media PortalBengkulu.com di ruang Kerjanya, Kepala Puskesmas Perawatan Tes Apriyani S.Kep, SKM membenarkan bahwa salah satu warga yang juga adalah istri dari stafnya meninggal dunia diduga karena DBD.

“Ya, setelah dibawa ke puskesmas dan berdasarkan hasil dianogsa awal yang bersangkutan menderita serangan Demam Berdarah Dengue (DBD). Selanjut kami segera melakukan perujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah Lebong untuk mendapatkan pelayanan lanjutan,” sebut Apriayani.

Plt Direktur RSUD Lebong, Rachman, SKM. M.Si didampingi Plt Kepala Tata Usaha RSUD Lebong, Muhammad Yunus, SKM, M.Ph juga ikut membenarkan apa yang disampaikan oleh Apriyani.

“Kita memang sudah berusaha melakukan perawatan terhadap almarhumah semaksimal mungkin. Namun takdir Tuhan Yang Maha Kuasa berkehendak lain. Dalam kesempatan ini kami tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap selalu menjaga kebersihan lingkungan dan segera datangi pusat layanan kesehatan terdekat jika untuk mendapatkan layanan kesehatan apabila merasa ada ganguan kesehatan agar segera mendapatkan perawatan,” ungkapnya.

Sementara Camat Lebong Selatan, Pendi SE meminta dan berharap kepada jajaran Dinas Kesehatan Lebong untuk dapat menyikapi kondisi Pandemi DBD ini dengan seksama. Jika memungkinkan lakukanlah segala sesuatu yang dapat mengatasinya lebih awal sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kita berharap jajaran Dinas Kesehatan dapat melakukan sesuatu lebih awal sebelum jatuhnya korban,” pungkas Pendi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here